Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma
- Penulis : Maulana
- Rabu, 16 Oktober 2024 14:42 WIB

Tapi apapun dapat didangkalkan. Yang penting, perlu terus ditumbuhkan hidup sehat secara holistik, sehat dengan elemen spiritualitas yang menenangkan.
Meningkatnya kebutuhan wellness dan spiritualitas menunjukkan bahwa manusia mencari sesuatu lebih dari sekadar efisiensi dan prediksi.
Wellness dan esoterika menjawab tantangan ini, menyediakan jalan bagi kita untuk menemukan makna hidup yang tidak bisa diukur dengan data.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra
Di tengah dunia yang semakin digital, wellness mengingatkan kita akan pentingnya kedalaman dan makna hidup. Di dalam ruang keheningan batin, jauh dari hiruk pikuk algoritma, kita mungkin akan menemukan serpihan kebenaran yang lebih utuh.
Esoterika dan wellness menjadi kunci keseimbangan hidup, mengembalikan kontrol pada manusia dan memperkaya kehidupan di tengah dunia yang makin cepat dan digital. ***
Bali, 16 Oktober 2024
Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Dengan Kopi, Memulai Imajinasi
(1) Laportan McKenzie Global Institute mengenai
biaya keperluan wellness di tahun 2024, meningkat hingga 1,8 USD Trilyun.
https://www.mckinsey.com/industries/consumer-packaged-goods/our-insights/the-trends-defining-the-1-point-8-trillion-dollar-global-wellness-market-in-2024
Baca Juga: Puisi Denny JA: Nasionalisme di Era Algoritma
(2) BBC melaporkan buku karangan Rumi di Amerika Serikat justru lebih dibeli dibandingkan penyair dunia barat paling terkenal sekalipun.