DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma 

image
Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma (Istimewa)

Tapi apapun dapat didangkalkan. Yang penting, perlu terus ditumbuhkan hidup sehat secara holistik, sehat dengan elemen spiritualitas yang menenangkan.

Meningkatnya kebutuhan wellness dan spiritualitas menunjukkan bahwa manusia mencari sesuatu lebih dari sekadar efisiensi dan prediksi.  

Wellness dan esoterika menjawab tantangan ini, menyediakan jalan bagi kita untuk menemukan makna hidup yang tidak bisa diukur dengan data. 

Baca Juga: Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra

Di tengah dunia yang semakin digital, wellness mengingatkan kita akan pentingnya kedalaman dan makna hidup. Di dalam ruang keheningan batin, jauh dari hiruk pikuk algoritma, kita mungkin akan menemukan serpihan kebenaran yang lebih utuh. 

Esoterika dan wellness menjadi kunci keseimbangan hidup, mengembalikan kontrol pada manusia dan memperkaya kehidupan di tengah dunia yang makin cepat dan digital. ***

Bali, 16 Oktober 2024

Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Dengan Kopi, Memulai Imajinasi

(1) Laportan McKenzie Global Institute mengenai

biaya keperluan wellness di tahun 2024, meningkat hingga 1,8 USD Trilyun.

https://www.mckinsey.com/industries/consumer-packaged-goods/our-insights/the-trends-defining-the-1-point-8-trillion-dollar-global-wellness-market-in-2024

Baca Juga: Puisi Denny JA: Nasionalisme di Era Algoritma 

(2) BBC melaporkan buku karangan Rumi di Amerika Serikat justru lebih dibeli dibandingkan penyair dunia barat paling terkenal sekalipun.

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7
Sumber: Rilis

Berita Terkait