DECEMBER 9, 2022
Kolom

Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma 

image
Catatan Denny JA: Makna Hidup di Era Algoritma (Istimewa)

Kedalaman makna yang disampaikan Rumi tentang cinta universal dan spiritualitas tanpa batas menjadi panduan bagi banyak. Terutama bagi orang yang merasa hampa di tengah kesibukan modern.

Bagi Rumi, cinta adalah fondasi kehidupan. Ia mengatakan, “Cinta adalah agamaku, setiap hati manusia adalah tempat ibadahku.” Pesan ini mengajarkan bahwa cinta melampaui batas agama dan keyakinan.

Cinta mengajak kita untuk hidup dalam harmoni dan melihat hubungan manusia sebagai sesuatu yang sakral. 

Baca Juga: Catatan Denny JA: Memahami Masyarakat Melalui Sastra

Nilai ini menawarkan jawaban atas keresahan yang muncul akibat hubungan dangkal di era digital.

Rumi juga mengajarkan bahwa duka dan cobaan adalah bagian penting dari perjalanan batin yang memperkaya jiwa. “Jika datang bencana padamu, sambutlah ia sebagai tamu agung,” ungkapnya. 

Ia mengingatkan kita untuk menerima setiap pengalaman sebagai pelajaran batin, yang perlu diambil hikmah, dan diberikan makna.

Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Dengan Kopi, Memulai Imajinasi

-000-

Wellness yang melibatkan tubuh, pikiran, dan jiwa memberi harapan di tengah hidup yang semakin cepat. Wellness mengajarkan bahwa kesehatan batin hanya bisa dicapai jika aspek lain dari diri kita juga dirawat. 

Bermeditasi, berzikir, atau merenung memberi kesempatan untuk menghentikan pikiran yang sibuk dan merasakan kehadiran diri. 

Baca Juga: Puisi Denny JA: Nasionalisme di Era Algoritma 

Dengan meditasi, kita belajar memahami emosi, menerima diri apa adanya, dan merasakan kedamaian yang hadir dari dalam.

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7
Sumber: Rilis

Berita Terkait