
Catatan Denny JA: Seniman yang Tak Kembali (Istimewa)
suaranya lenyap di balik gemuruh sejarah
yang tak pernah ia kendalikan.
Dulu, Rahman adalah seniman,
namun ideologi merampas jiwanya,
mencuri warnanya,
menjadikannya alat tanpa ruh.
Kini, di ambang waktu,
ia ingin kembali melukis matahari
yang tenggelam di Tangkuban Perahu,
menulis tentang pasar Bandung yang penuh kehidupan.
Sumber: Rilis