
Catatan Denny JA: Seniman yang Tak Kembali (Istimewa)
hanyut bersama serpihan mimpi,
jejaknya menghilang di trotoar Braga,
sebelum ada yang bisa mengenangnya.
Kini, di ujung waktu,
Rahman tahu:
ia memang bukan pion revolusi.
Sejarah salah menempatkannya.
Ia hanya seniman yang tersingkir dari kanvas hidupnya.
Warnanya direnggut kekuasaan.
-000-
Sumber: Rilis