Denny JA Terbitkan Buku Puisi Esai ke- 6: Yang Tercecer di Era Kemerdekaan
- Penulis : Maulana
- Senin, 24 Juni 2024 13:01 WIB

Tapi apa itu puisi esai? Denny JA menjelaskan. Puisi esai yang digagasnya itu merupakan inovasi cara bertutur.
Ketika kita ingin menuliskan kisah sejarah atau kisah nyata misalnya, kisah itu bisa dibuatkan dalam bentuk makalah ilmiah. Atau kisah itu bisa dibuatkan jurnalisme reporterase. Kedua cara bertutur ini harus bersandar pada fakta.
Denny JA cara lain mengembangkan bahwa kisah kisah nyata itu, yang acap kali dramatis, itu bisa dituangkan dalam bentuk puisi esai.
Baca Juga: Ketua Umum SATUPENA Denny JA Terima Anugerah Literasi Budaya IMLF 2024
Sebagai puisi esai, unsur fiksi begitu kokoh. Sementara elemen fakta disampaikan melalui catatan kaki yang sentral dalam puisi esai.
Benar itu peristiwa yang terjadi. Benar itu terjadi pada tahun dan tempat tertentu. Tapi dihadirkan di sana drama yang fiksi, agar peristiwa itu lebih mudah diingat, lebih dramatis, dan lebih menyentuh hati.
Pada tahun 2024, Denny JA menerbitkan dan menerbitkan buku puisi esainya yang ke-6. Judulnya, "Yang Tercecer di Era Kemerdekaan."
Baca Juga: Potensi Ledakan dari Pameran Lukisan AI Denny JA
Sebelumnya, Danny JA juga sudah pernah menerbitkan 5 buku puisi esainya lainnya.
Pertama adalah "Atas Nama Cinta," yang terbit pada tahun 2012. Buku ini menggali dan merekam suasana diskriminasi yang masih dirasakan masyarakat luas setelah reformasi. Buku "Atas Nama Cinta" bisa dibaca dengan klik Link ini.
Mulai dari diskriminasi yang bersifat agama, diskriminasi gender, diskriminasi etnik, dan juga diskriminasi orientasi seksual. Inilah buku puisi esainya yang pertama yang ada. Itu pula awal mulanya genre puisi esai.
Baca Juga: 4 Lukisan Denny JA dengan asisten Artificial Intelligence soal The Harmony of Religions
Lalu kedua, Denny JA menerbitkan juga buku yang berjudul “Kutunggu di Setiap Kamis,” (2014). Puisi esainya ini menggali kisah orang-orang yang hilang dalam sejarah Indonesia sejak tahun 1965 hingga 1998. Buku “Kutunggu di Setiap Kamis” dapat dibaca dengan klik Tautan ini.