Catatan Denny JA: Hukum Kedua Hidup Bermakna, Positivity
- Penulis : Maulana
- Sabtu, 19 Oktober 2024 10:26 WIB

Penelitian dari Harvard School of Public Health juga menemukan bahwa orang-orang yang memelihara pandangan hidup positif cenderung hidup lebih lama dan sehat.
Hati yang positif, seperti jantung yang kuat, mampu mengalirkan energi kehidupan yang stabil. Ketika kita menjaga pikiran tetap positif, sistem kardiovaskular kia pun ikut terlindungi dari kerusakan.
Pikiran yang positif bukan sekadar penghibur; ia adalah penyembuh fisik yang bekerja dari dalam.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Wahai Para Esoteris, Berkumpulah
Studi yang dipublikasikan di Journal of Happiness Studies menambah bukti bahwa mereka yang mampu menerima emosi negatif dengan pendekatan positif, seperti mengubah perspektif atau menerima kenyataan, memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi.
Positivity, di sini, bukan berarti menyangkal kesedihan, tetapi menjadikannya sebagai ladang untuk tumbuh. Ia seperti akar yang meresap jauh ke dalam tanah kekecewaan dan melahirkan pohon harapan yang baru.
Positivity adalah keputusan sadar untuk memandang dunia bukan melalui lensa keputusasaan, tetapi melalui cahaya kemungkinan.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Hukum Pertama Hidup Bermakna, Hubungan Personal
Kita tidak selalu bisa mengontrol apa yang terjadi pada kita, tetapi kita bisa mengendalikan bagaimana kita bereaksi.
Positivity mengajarkan kita bahwa badai akan berlalu, dan ketika langit cerah kembali, kita akan lebih kuat karena telah melewatinya.
-000-
Salah satu contoh kasus populer dari tokoh yang mendapatkan berkah dari positivity setelah kejatuhannya adalah Steve Jobs, pendiri Apple Inc.