DECEMBER 9, 2022
Lifestyle

Mengapa Mengurung Pikiranmu di Sangkar: Pengantar Buku ke -5 Lukisan dengan Artificial Intelligence Denny JA 

image
Pengantar Buku ke -5 Lukisan dengan Artificial Intelligence Denny JA: Mengapa Mengurung Pikiranmu di Sangkar (Foto: Kiriman)

AI adalah alat yang memperluas kemampuan ekspresi artistik tanpa mengurangi nilai atau integritas visi kreatif seniman. Transformasi teknologi hanyalah bagian dari evolusi berkelanjutan dalam dunia seni.

-000-

Sebelum dipublikasikan dalam buku, lukisan saya soal kutipan Rumi itu sudah terlebih dahulu saya bagikan di medsos dan aneka WAG (WhatsApp Grup).

Baca Juga: Golkar Sebut Hasil Survei LSI Denny JA Jadi Rujukan di Pilkada NTB 2024

Banyak sekali respon yang saya terima. Di satu WAG, lukisan itu memicu diskusi mengapa kita mengurung dan membatasi pikiran kita sendiri, dalam dogma, baik dogma politik maupun agama.

Ada pula dosen yang meminta izin untuk menggunakan lukisan itu sebagai bahan kuliah. Lukisan itu akan dijadikan pemantik diskusi.

Ada pula pemikir agama terkemuka yang meminta saya mengirimkan lukisan itu dalam kanvas ke alamat pribadi. Lukisan itu akan dijadikan koleksi untuk terus membuatnya berdoa.

Baca Juga: LSI Denny JA Catat 97 Persen Unggahan soal Pemberian Izin Pertambangan ke Ormas Keagamaan di Media Bernada Netral

Demikianlah, melukis dengan asisten AI bisa menjadi pemantik renungan mengenai Seni Hidup. ***

Jakarta, 1 Juli 2024

Catatan;

Baca Juga: 4 Lukisan Denny JA dengan asisten Artificial Intelligence soal The Harmony of Religions

(1) Lukisan Perjamuan Terakhir karya Leonardo da Vinci 500 tahun lalu masih dapat dilihat di dinding aslinya. Anda dapat melihatnya dengan mengklik tautan ini.

Halaman:
1
2
3
4
5
6
7
8
9
Sumber: Kiriman Denny JA

Berita Terkait