Mengapa Mengurung Pikiranmu di Sangkar: Pengantar Buku ke -5 Lukisan dengan Artificial Intelligence Denny JA
- Penulis : Maulana
- Selasa, 02 Juli 2024 09:02 WIB

AI adalah alat yang memperluas kemampuan ekspresi artistik tanpa mengurangi nilai atau integritas visi kreatif seniman. Transformasi teknologi hanyalah bagian dari evolusi berkelanjutan dalam dunia seni.
-000-
Sebelum dipublikasikan dalam buku, lukisan saya soal kutipan Rumi itu sudah terlebih dahulu saya bagikan di medsos dan aneka WAG (WhatsApp Grup).
Baca Juga: Golkar Sebut Hasil Survei LSI Denny JA Jadi Rujukan di Pilkada NTB 2024
Banyak sekali respon yang saya terima. Di satu WAG, lukisan itu memicu diskusi mengapa kita mengurung dan membatasi pikiran kita sendiri, dalam dogma, baik dogma politik maupun agama.
Ada pula dosen yang meminta izin untuk menggunakan lukisan itu sebagai bahan kuliah. Lukisan itu akan dijadikan pemantik diskusi.
Ada pula pemikir agama terkemuka yang meminta saya mengirimkan lukisan itu dalam kanvas ke alamat pribadi. Lukisan itu akan dijadikan koleksi untuk terus membuatnya berdoa.
Demikianlah, melukis dengan asisten AI bisa menjadi pemantik renungan mengenai Seni Hidup. ***
Jakarta, 1 Juli 2024
Catatan;
Baca Juga: 4 Lukisan Denny JA dengan asisten Artificial Intelligence soal The Harmony of Religions
(1) Lukisan Perjamuan Terakhir karya Leonardo da Vinci 500 tahun lalu masih dapat dilihat di dinding aslinya. Anda dapat melihatnya dengan mengklik tautan ini.