LSI Denny JA: Prabowo di Puncak Popularitas dan Tantangan Utamanya
- Penulis : Maulana
- Rabu, 23 Oktober 2024 05:15 WIB

Dukungan ini lebih tinggi dibandingkan hasil pilpres Februari 2024, delapan bulan sebelumnya. Saat itu Prabowo-Gibran hanya didukung oleh 58.6%.
Lonjakan dukungan pada Prabowo-Gibran tak lain berarti lonjakan harapan publik pada mereka.
Demikian dua temuan dari lima temuan penting survei nasional LSI Denny JA pada Oktober 2024. LSI Denny JA melakukan survei nasional pada tanggal 26 September – 03 Oktober 2024 di semua provinsi di Indonesia, dengan wawancara tatap muka (face-to-face interview) menggunakan kuesioner terhadap 1200 responden.
Baca Juga: LSI Denny JA: Jokowi Dapat 3 Rapor Biru, 1 Rapor Merah, dan 3 Rapor Netral Selama 10 Tahun Menjabat
Margin of error (MoE) survei ini sebesar +/- 2.9%. Selain survei, LSI Denny JA juga menggunakan riset kualitatif berupa indepth interview, FGD, dan analisis media untuk memperkuat analisa.
-000-
Angka keterpilihan Prabowo pada Oktober 2024 naik sebesar 10.5% dari perolehan suaranya pada pilpres 2024. Saat Pilpres 2024, pasangan Prabowo-Gibran memperoleh suara sebesar 58.6%.
Baca Juga: LSI Denny JA: 10 Tahun Jokowi, Siapa Puas, Siapa Tak Puas, Mengapa?
Artinya ada sebagian pemilih yang mendukung pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud pada pilpres lalu, sebagian mulai pindah mendukung pasangan Prabowo-Gibran.
Pada Oktober 2024, dukungan terhadap Anies-Muhaimin sebesar 14.8%, turun dari sebelumnya 24.9% saat pilpres.
Sementara saat ini dukungan terhadap Ganjar-Mahfud sebesar 10.1%, turun dari perolehan suara sebelumnya 16.5%.
Baca Juga: Denny JA Dinner Bersama Pemenang Lomba Resensi Buku Hijrah Berkali-Kali Ala Denny JA
Temuan ketiga, tak hanya dukungan terhadap Prabowo yang naik, Partai Gerindra yang merupakan partainya Prabowo juga memperoleh efek elektoral positif.