Denny JA Mengungkap 3 Fakta Tercecer Sejarah Bangsa
- Penulis : Maulana
- Senin, 19 Agustus 2024 09:06 WIB

Namun, Denny tak selalu menggunakan bahasa lugas gamblang. Terkadang digunakannya juga pola repetisi yang—untungnya—berhasil memperkuat kekuatan makna seperti pada bagian ini:
_Arthur memang menyayanginya_
_Terasa_
Baca Juga: Denny JA Hadiri Undangan Presiden Jokowi di Istana Negara, Bahas soal Ini!
_Tapi Asih merasa sepi_
_Terasa_
_Istri dan anak Arthur memusuhi_
Baca Juga: ORASI DENNY JA: Sisi Ekonomi Gerakan Lingkungan Hidup dan Green Religions
_Terasa._
(“Nyai Asih Ikut ke Belanda”, hal. 63-64).
3/
Baca Juga: ORASI DENNY JA: Tanah Airku dalam Lagu, Puisi, dan Lukisan
Sejak Denny J.A. mengibarkan ‘bendera’ puisi esai dalam ranah sastra nasional melalui antologi perdana "Atas Nama Cinta" (2012), butuh waktu satu windu bagi puisi esai sebelum menjadi lema resmi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring yang mendefinisikan sebagai ‘jenis puisi yang mengandung pesan sosial dan moral melalui kata-kata sederhana dengan pola berbait-bait berupa fakta, fiksi dan catatan kaki'.