Denny JA Sebut Kreator yang Andalkan AI untuk Karya Seni Akan Semakin Dominan dan Bertahan
- Penulis : Maulana
- Sabtu, 27 Juli 2024 09:38 WIB

Teknologi ini telah menjadi bagian integral dari berbagai aspek kehidupan kreatif, dari penulisan hingga komposisi musik dan seni visual.
Menurut Denny JA, ke depan, kita akan melihat pembelahan yang semakin jelas di antara dua kelompok kreator: mereka yang menggunakan AI dalam berkarya dan mereka yang tidak.
Fenomena ini terjadi tidak hanya di dunia musik, tetapi juga di kalangan penulis, pelukis, dan seniman lainnya.
Baca Juga: Pandangan Denny JA soal Menangnya Gerakan Katakan Tidak pada Kewajiban Berjilbab di Iran
Tiga alasan utama mengapa kreator yang menggunakan AI akan menjadi dominan.
1. Efisiensi dan Produktivitas Tinggi
AI memungkinkan kreator untuk menghasilkan karya dengan lebih cepat dan efisien. Alat-alat AI dapat mengotomatisasi tugas-tugas berulang dan teknis, sehingga kreator dapat fokus pada aspek-aspek kreatif dari pekerjaan mereka.
Baca Juga: 4 Lukisan Artificial Intelligence Denny JA: Momen Paus Fransiskus Cuci Kaki Rakyat Kecil Indonesia
2. Kemampuan untuk Bereksperimen dan Inovasi
AI menyediakan alat yang memungkinkan kreator untuk bereksperimen dengan ide-ide baru dan menciptakan karya yang mungkin tidak dapat dicapai dengan metode konvensional. Ini membuka peluang untuk inovasi yang lebih besar dalam seni.
3. Aksesibilitas, Personalisasi dan Skala Global
Baca Juga: Denny JA Bahas Kemenangan Spanyol, Statistik, dan Lahirnya Bintang Baru di Piala Eropa 2024
Teknologi AI memungkinkan kreator untuk menjangkau audiens yang lebih personal, segmented, sekaligus lebih luas dengan lebih mudah.