Dua Karakter Paus Fransiskus dalam Pameran Lukisan Denny JA, Dihadiri Kalangan Duta Besar
- Penulis : Maulana
- Senin, 02 September 2024 15:39 WIB

Dua Karakter Paus Fransiskus dalam Pameran Lukisan Denny JA, Dihadiri Kalangan Duta Besar

2
COSMOABC.COM - “Lukisan saya ini menggambarkan dua hal yang paling menonjol dari Paus Fransiskus. Pertama: perhatian Paus terhadap rakyat kecil, mereka yang terpinggirkan. Kedua, perhatian Paus terhadap toleransi agama."
Demikian dijelaskan Denny JA kepada wartawan. Saat itu, panitia Festival Toleransi menggelar 10 lukisan Denny JA, dengan bantuan Artificial Intelligence, di Galeri Nasional, 2-4 September 2024.
Festival toleransi ini dihadiri 12 Duta Besar negara sahabat, dan dibuka oleh Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, serta pidato Ketua ICRP, Abdul Mu’ti. Mereka
bersama mengunjungi dan berfoto di depan Lukisan Denny JA: Paus Mencuci Kaki Rakyat Indonesia.
“Sebelum saya membuat lukisan soal Paus, saya melakukan riset dulu," sambung Denny JA.
Nama Paus yang sebenarnya adalah Jorge Mario Bergoglio dari Argentina. Ketika ia dipilih menjadi Paus pada tahun 2013, ia memilih nama Fransiskus, santo yang dikaguminya.
Nama ini berasal dari Santo Fransiskus dari Asisi, yang hidup pada tahun 1181-1226, sekitar 800 tahun lalu. Santo Fransiskus itu pendiri Ordo Fransiskus, yang sangat memperhatikan kemiskinan, ketidakadilan, dan nasib rakyat kecil.
Karena itu dalam lukisan saya, Paus digambarkan sedang mencuci kaki rakyat kecil. Itu simbol pemimpin yang melayani rakyat kecil, bukan dilayani. Itu memang menjadi karakter utama Paus Fransiskus.
Kedua, yang juga menonjol adalah toleransinya terhadap perbedaan agama. Paus Fransiskus meluaskan tradisi mencuci kaki rakyat kecil.
Baca Juga: ORASI DENNY JA: Di Balik Paus Fransiskus Mencuci Kaki Rakyat Indonesia dan Kisah Ketidakadilan
Dulu, yang dicuci adalah kaki rakyat Katolik. Kini, yang dicuci Paus Fransiskus juga wanita, pria Hindu, dan Muslim.