Album Penyair SATUPENA dengan Artificial Intelligence: Pengantar Buku Puisi dan Album Lagu dari Denny JA
- Penulis : Maulana
- Rabu, 03 Juli 2024 10:56 WIB

Algoritma AI dapat menganalisis perilaku mendengarkan pengguna untuk memberikan rekomendasi musik yang lebih akurat dan relevan. Ini tidak hanya meningkatkan pengalaman mendengarkan tetapi juga membantu artis menemukan audiens yang tepat.
AI juga dapat digunakan untuk menciptakan musik yang benar-benar personal, seperti musik yang disesuaikan dengan suasana hati atau aktivitas tertentu.
Misalnya, AI dapat menciptakan soundtrack pribadi untuk meditasi, olahraga, atau bekerja.
Baca Juga: Bareng Eka Budianta, Satupena Akan Diskusi soal Sastra, Demokrasi dan Lingkungan Kebudayaan
Personalisasi akan menjadi kunci dalam pengalaman musik masa depan. Setiap pengguna dapat memiliki "soundtrack hidup" yang unik. Ini tidak hanya meningkatkan keterlibatan tetapi juga membuka peluang baru bagi artis untuk terhubung dengan audiens mereka pada tingkat yang lebih dalam dan lebih personal.
-000-
Maka tersembunyilah di hadapan kita buku puisi yang tak biasa. Satupena Jakarta melahirkan karya berjudul “Ketika Nada dan Kata Berjumpa.”
Baca Juga: Denny JA Terbitkan Buku Puisi Esai ke- 6: Yang Tercecer di Era Kemerdekaan
Dalam buku puisi ini, kita tak hanya diceritakan dengan kata-kata. Kami juga dikurung dalam keadaan apa pun. Ini adalah buku jenis pertama di Indonesia, dan mungkin juga di dunia.
Buku ini memang anak kandung zamannya, zaman ketika Kecerdasan Buatan bisa mengubah puisi menjadi lagu, dan mengubah kata menjadi nada.*
3 Juli 2024
Baca Juga: Satupena Akan Diskusi soal Menulis yang Berdampak Bareng Sastrawan Okky Madasari, Catat Waktunya!
Catatan: