Denny JA: Skenario Terbaik yang Bisa Diharapkan Indonesia dari Presiden Prabowo
- Penulis : Maulana
- Minggu, 20 Oktober 2024 11:18 WIB

Kita bisa belajar dari contoh Lee Kuan Yew di Singapura. Dalam masa pemerintahannya, Lee menerapkan kebijakan yang sangat keras terhadap korupsi dan membangun pemerintahan yang bersih dan efisien.
Itu menjadi dasar kemajuan Singapura dari negara berkembang menjadi pusat keuangan global. Keberhasilan Lee membuktikan bahwa kepemimpinan yang bersih adalah kunci kemajuan ekonomi yang berkelanjutan.
Prabowo harus belajar dari pendekatan ini dan memastikan bahwa pemerintahannya tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerintahan yang bersih.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Hukum Pertama Hidup Bermakna, Hubungan Personal
Tentu, di samping tantangan domestik, Prabowo juga harus siap menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Perubahan iklim adalah ancaman nyata yang bisa memengaruhi sektor-sektor penting di Indonesia, seperti pertanian, perikanan, dan energi.
Dalam skenario terbaiknya, Prabowo harus mendorong Indonesia menuju ekonomi hijau yang berkelanjutan. Hal ini akan memerlukan investasi besar dalam teknologi bersih dan infrastruktur ramah lingkungan, serta kemitraan strategis dengan negara-negara maju yang memiliki teknologi hijau.
Baca Juga: Catatan Denny JA: Hukum Kedua Hidup Bermakna, Positivity
Selain itu, geopolitik regional di Asia Tenggara juga akan menjadi ujian besar bagi kepemimpinan Prabowo.
Persaingan antara Cina dan Amerika Serikat semakin intens, dan Indonesia harus bermain cerdas dalam menjaga keseimbangan diplomatik. Prabowo harus memperkuat hubungan bilateral dengan negara-negara seperti India dan Jepang, serta menjaga hubungan strategis dengan Amerika Serikat dan Uni Eropa.
Pada saat yang sama, Indonesia juga harus tetap terbuka terhadap kemitraan ekonomi dengan Cina, mengingat pentingnya hubungan perdagangan dan investasi dengan negara tersebut.
-000-