
Puisi Denny JA: Dilema di Tanah Asing (Istimewa)
tapi jiwaku mengambang dalam kehampaan.
Di sana, ada cinta yang dulu membara,
tapi apakah bara itu masih mengingat namaku, atau sudah padam tertiup angin waktu?
Aku tak tahu, kawan,
tak ada luka yang lebih dalam daripada tersesat di antara dua pintu,
yang keduanya terkunci rapat, dan tak ada kunci yang kubawa.***
Jakarta, 5 Oktober 2024
CATATAN:
(1) Puisi esai ini fiksi, diinspirasi oleh banyak kisah pelajar Indonesia yang disekolahkan ke luar negeri pada tahun 1960-an. Namun, prahara politik mengubah hidup mereka.
Sumber: Rilis