NYT: Israel Jatuhkan Lebih dari 80 Bom Hanya untuk Membunuh Nasrallah
- Penulis : Maulana
- Minggu, 29 September 2024 12:49 WIB

Hizbullah merespons dengan serangan roket yang terutama menargetkan wilayah utara Israel, tetapi jangkauan serangan roket tersebut meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.
Pemukiman Israel kerap menghadapi puluhan serangan setiap hari, di mana beberapa bangunan hunian terkena dampaknya, dan mengakibatkan cedera.
Secara khusus, sebuah rudal diluncurkan ke area Tel Aviv, yang berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara.
Baca Juga: Uni Eropa Tekankan Aliansi Global Wajib Dibentuk Wujudkan Palestina Merdeka
Ketegangan semakin meningkat menyusul pernyataan militer Israel tentang persiapan untuk operasi darat di Lebanon.
Setelah perang Israel-Lebanon tahun 2006, Dewan Keamanan PBB mengadopsi Resolusi 1701, yang memberikan dukungan terhadap integritas teritorial dan kedaulatan Lebanon, penarikan pasukan Israel secara bersamaan dari Lebanon selatan, dan pengerahan pasukan oleh pemerintah Lebanon serta PBB di wilayah tersebut.
Menurut resolusi ini, kehadiran formasi paramiliter apa pun, kecuali yang dimiliki oleh tentara Lebanon atau pasukan PBB, dilarang di selatan Sungai Litani.
Namun demikian, dalam 18 tahun terakhir, Hizbullah telah memulihkan infrastruktur mereka di Lebanon selatan dan telah menembaki wilayah utara Israel setiap hari selama 11 bulan.
Situasi di perbatasan Israel-Lebanon semakin memanas sejak dimulainya aksi militer Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023.***