DECEMBER 9, 2022
International

Mengenal Gempa Megathrust di Wilayah Asia

image
Peta zona megathrust Mentawai - Pagai dan zona megathrust lainnya di wilayah Indonesia. (ANTARA)

Hal ini mengakibatkan perpindahan vertikal dasar laut di perairan dalam diatas palung Sunda di barat daya Kepulauan Nikobar dan lepas pantai Aceh. Pergerakan vertikal ini menciptakan tsunami besar yang menyebar ke seluruh Samudera Hindia, menewaskan lebih dari 230.000 orang.

Bagian Sumatra-Andaman dari zona tumbukan ini juga membentuk zona subduksi batas lempeng megathrust yakni palung Sunda-Jawa yang mengakomodasi konvergensi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Sunda, mengutip USGS National Earthquake.

2. Palung Nankai, Jepang

Baca Juga: News!! Gempa Berkekuatan 5,5 magnitudo Guncang Ambon

Di Jepang terdapat Palung Nankai yang merupakan palung bawah laut sepanjang 800 kilometer yang membentang dari Shizouka di sebelah barat Tokyo hingga ujung selatan Pulau Kyushuyang. Palung ini memiliki beberapa segmen megathrust.

Di Jepang pernah dilanda megathrust terbesar dalam 20 tahun terakhir dengan gempa berkekuatan 9,1 Tōhoku di sepanjang megathrust Palung Jepang. Gempa bumi ini disepanjang Nankai Megathrust memilik periode ulang gempa besar sekitar 90–200 tahun.

Bahkan, Pemerintah Jepang memperkirakan gempa bumi besar di Palung Nankai akan menyebabkan kerusakan yang besar, diperkirakan kemungkinan 10 kali lebih besar dibandingkan gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011.

Baca Juga: BMKG: Indonesia Aman dari Gempa di Rusia yang Berskala 7 magnitudo

3. Palung Manila (Laut China Selatan)

Di Laut Cina Selatan terdapat Palung Manila yang kerap menjadi sumber gempa bumi dengan magnitudo kecil hingga sedang. Palung Manila memiliki zona subduksi Laut Cina Selatan yang menukik ke timur.

Sepanjang zona subduksi ini, kerak samudera Laut Cina Selatan turun ke arah timur di bawah Filipina, Taiwan paling selatan, dan dasar laut. Namun, gempa bumi besar jarang terjadi.

Kurangnya gempa bumi besar dapat mengindikasikan patahan subduksi secara aseismik tergelincir atau mengumpulkan energi regangan ke arah pelepasan yang cepat dapat menimbulkan peristiwa megathrust di masa depan.

Halaman:
1
2
3
Sumber: Antara

Berita Terkait