DECEMBER 9, 2022
Kolom

Respons atas Esai Denny JA soal Kurban Hewan di Era Animal Rights: Simbol Solidaritas Sosial 

image
Respons atas Esai Denny JA soal Kurban Hewan di Era Animal Rights: Simbol Solidaritas Sosial (Cosmoabc.com/Kiriman)

‎فمهما تجدد فى العرف اعتبره ومهما سقطت أسقطه ولا تجمد على المسطور فى الكتب طول عمرك بل اذا جاءك رجل من غير إقليمك يستفتيك لا تجره على عرف بلدك واسأله عن عرف بلده وافته به دون عرف بلدك والمقرر فى كتبك. فهدا هو الحق الواضح

‎والجمود على المنقولات أبدا ضلال فى الدين وجهل بمقاصد علماء المسلمين والسلف الماضين

‎(الفروق, ج 1 ص 176_ 177).

Baca Juga: Denny JA Diganjar Penghargaan Internasional Lifetime Achievement Award 2024: Masuk 200 Tokoh Berpengaruh di Dunia!

“Manakala tradisi telah terbarui, ambillah, jika tidak, biarkanlah. Janganlah kamu bersikap terpaku terhadap apa yang tertulis dalam buku-bukumu sepanjang hidupmu. 

Jika ada seseorang datang kepadamu dari luar daerahmu dengan maksud meminta fatwa kepadamu, janganlah kamu sampaikan fatwa berdasarkan tradisi daerahmu. 

Bertanyalah lebih dulu tentang tradisinya, dan berikanlah fatwa berdasarkan tradisinya, bukan tradisimu dan bukan pula menurut yang ada di buku-bukumu. Ini adalah cara yang benar dan jelas.”(Al-Qarafi, al-Furuq, I/176-177).

Baca Juga: ORASI DENNY JA: Katakan dengan Lukisan

Pada akhirnya, saya kira menarik untuk mendukung pandangan Shahid Ali Muttaqi yang berpendapat bahwa kurban tidak harus berupa hewan, seperti kambing atau unta, melainkan apa saja yang menjadi kebutuhan pokok atau penting dalam komunitas tradisi.***

12 Juli 2024

Halaman:
1
2
3
4
5
6

Berita Terkait