DECEMBER 9, 2022
International

Dua Kendaraan Militer Malaysia Diserang Warga Sipil di Lebanon

image
Ilustrasi kendaraan UNIFIL di Lebanon. /ANTARA

COSMOABC.COM - Divisi Intelijen dan Komunikasi Strategis Markas Besar Angkatan Bersenjata Malaysia dalam sebuah keterangan di Kuala Lumpur, Jumat, menyatakan telah terjadi insiden penyerangan oleh warga sipil terhadap dua kendaraan militer dari Malaysia Battalion 850-11 (Malbatt 850-11) di Lebanon pada Rabu (18 September).

Dalam keterangan untuk media itu, disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.32 waktu Lebanon (pukul 22.32 WIB), saat dua kendaraan Malbatt 850-11 Fitted For Radio (FFR) yang ditumpangi tiga petugas dan tujuh anggota barisan lainnya dalam perjalanan kembali ke Kamp Marakah.

Konvoi dua kendaraan itu dilakukan setelah menyelesaikan tugas perlindungan pasukan di Kamp Shama, Markas Pasukan Interim Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL).

Baca Juga: 140 Ribu Warga Mengungsi dari Lebanon akibat Serangan Israel

Keterangan itu menyebutkan saat kendaraan melewati jalur Tes Road-Burj Al Qibli di kota Tirus, terjadi kemacetan yang luar biasa.

Banyak warga sipil yang sedang mengatur lalu lintas dimana banyak ambulans dan mobil pemadam kebakaran melintas dari kedua arah.

Tiba-tiba, sekelompok warga sipil bertindak agresif dan berusaha menghentikan kedua kendaraan Malbatt.

Hampir 30 warga sipil kemudian melemparkan batu dan menyayat seluruh ban kendaraan Malbatt menggunakan senjata tajam.

Untuk menghindari kejadian yang lebih buruk, ketua pergerakan memerintahkan kedua kendaraan untuk berhenti di pinggir jalan yang aman dan tetap berada di dalam kendaraan menunggu bantuan.

Angkatan Bersenjata Lebanon (LAF) tiba di lokasi dan selanjutnya berhasil mengendalikan situasi.

LAF, menurut keterangan tersebut, juga membantu mengoordinasikan “loader” untuk membawa kembali kendaraan dan anggota Malbatt ke Kamp Marakah.

Halaman:
1
2
Sumber: Antara

Berita Terkait