Persiapan Sirkuit Mandalika Sambut MotoGP 2024 Sudah Capai 75 Persen
- Penulis : Maulana
- Minggu, 04 Agustus 2024 18:49 WIB

COSMOABC.COM - Persiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit di Kabupaten Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelang satu bulan perhelatan MotoGP pada 27-29 September 2024 sudah mencapai 75 persen.
"Untuk persiapan secara persentase sirkuit sudah 75 persen. Tinggal menyapu, sikat, bilas dan melakukan pengecatan," kata Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu.
Ia mengatakan khusus di areal dalam sirkuit, untuk persiapan MotoGP tahun ini, pihaknya membagi dua tahap persiapan. Pertama, melakukan persiapan dimulai dari depan "grand stand, service road", trek, "pit line" dan "peddok" pembalap.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Optimistis Menangkan MotoGP Belanda 2024
"Untuk ini, hampir dikatakan tidak ada kendala yang signifikan. Sirkuit tidak di aspal ulang, karena masih bertahan lama sesuai prediksi kami 5 tahun," ujarnya.
Tahap kedua, melakukan persiapan pembersihan lintasan sirkuit untuk menghilangkan dari kerikil dan debu yang ada di dalam lintasan.
"Ini kita datangkan kendaraan khusus dengan sapu penyikat, kita semprot air, kita sikat, kita bilas untuk menghilangkan debu dan kerikil di lintasan," ucap Priandhi Satria.
Baca Juga: Francesco Bagnaia Sabet Gelar Juara MotoGP Belanda 2024 usai Tampil Sempurna
Selain pembersihan pada lintasan, pihaknya juga melakukan penggemburan pada areal grafel sirkuit.
"Karena batunya terkena panas, kena dingin, kena air lama-lama menjadi turun ke bawah dan menjadi keras. Ini yang akan digemburkan kembali supaya pas motor masuk ke area gravel motor tertanam," terangnya.
Kemudian yang tidak kalah penting, lanjut Priandhi Satria, adalah melakukan pengecatan lintasan. Meski pengecatan ini bukan menjadi keharusan yang ditetapkan oleh Dorna dan Federasi Internasional Sepeda Motor (FIM). Namun, hal ini dilakukan untuk mempercantik lintasan Sirkuit Mandalika ketika disorot kamera televisi.
"Di luar pengerjaan yang tadi, itu yang paling lama adalah pengecatan. Meski bukan keharusan tapi untuk mempercantik lintasan karena ini disorot dari helikopter sehingga terlihat bagus, ukiran batik Sasambo terlihat jelas, begitu juga warna merah putih juga terlihat bagus," kata Priandhi.